Jumat, 13 Juni 2014

One Years Latter (Part.2)

Author: GD_Taeyeonss

Genre: Romance 
Main Cast: Jessica (SNSD) and Kris (EXO)
Rating: Rating General

Jessica POV

Mimpi indah semalam membuatku tak ingin bangun dari tidurku. Ketika aku bangun keadaan ruangan sangat gelap. Aku melanjutkan tidurku, dan aku harap aku dapat memimpikan mereka lagi. Tapi nihil, aku tidak bisa tidur kembali. Ketika melihat roomateku sudah tidak ada diranjangnya, kufikir aku juga harus bangun "omo... kenapa dorm seperti tak ada penghuni?" gumamku "Taeyeon unnie!" panggilku. Tak ada sautan dari Taeyeon unnie. "Sunny-ah!" kini aku memanggil Sunny, namun Sunny juga tidak menyaut. Jika begini rasanya aku ingin sekali keluar dari dorm. 

Aku mengambil handuk dan lekas mandi segera. Selesai mandi dan sudah siap. Aku benar-benar terkejut... ketika melihat semua member menggunakan topi ulang tahun dan membawa kue tart. "Saengil chukae Sica!!!" serempak mereka. Aku terharu melihat kejadian ini. Nyaris saja air mataku meleleh. Tidak, bahkan sudah mengalir. "omo... aku kira kalian pergi tanpa mengajakku" gumamku sambil mengelap air mata. "aniya, ini kejutan" saut Seohyun. "Saengil chukaehamnida, saengil chukaehamnida, sangeil chukaehamnida Sica-ssi. Saengil chukaehamnida" suara Taeyeon yang sangat kusuka terdengar menyanyikan lagu itu. "omo... gomawo unnie-ya" kejutku "sekarang waktunya tiup lilin!" heboh Sunny. Aku melihat kearah Sunny, dan meniup lilin-lilin yang tertancap dikue tart itu. "yey!! saengil chukae unniee!!" heboh Yoona. Air mataku makin meleleh. omo... ini pesta ulang tahun paling mengejutkan bagiku.

"Unnie-ya, sebagai traktiran, kau harus membuatkan kami cupcake dan breakfast yang lezat sekali" gumam SooYoung. Anak ini selalu saja meminta aku untuk memasakan sesuatu. "baiklah" jawabku pasrah sambil tersenyum

Kris POV

Suara heboh dari dorm sebelah rumahku sangat berisik. Tidurku terganggu karna suara heboh mereka "omo... mereka ini heboh sekali!" kesal Kris. "tuan... anda dipanggl oleh appa anda" gumam pelayan yang bekerja dirumahku "baiklah, aku bersiap dulu" jawab Kris. Kris bangun dan mengambil handuknya lalu lekas mandi.

Kini aku terkena omel karna aku diangap tak menjaga dengan benar perusahaan appa. Aku sudah tak dapat berbuat apa-apa lagi, dan sekarang aku terkena omel dari appa. "Kris, kau sangat mengacaukan bisnis appa!" omel appa. "Jika appa sudah tak percaya padaku lagi, mengapa appa tidak mencari teman kerja lain saja?" tanyaku. Appa diam membeku seperti tak tau dia harus mengatakan apa. Aku pergi keluar rumah. Dan saatku keluar rumah angin sepoi-sepoi datang dan pemandangan segar menenangkanku. "Ya! kudengar tadi kau baru saja diomeli appamu" gumam seorang perempuan. ha? perempuan yang kemarin bertemu dengannya dibus "hm... bisinis appaku rusak. dan itu karna aku" jawabku "hm... arraseo. Lebih baik kau tenang dulu. Oh iya, sepertinya kau yang kemarin" "ya, aku ingat. kau yang kemarin mengomeliku dibus bukan?" tanyaku "hm... ne." jawab perempuan itu "Jessica" gumamnya sambil mengulurkan tangannya "Kris" jawabku tak menyambut tangan perempuan itu. Perempuan itu menarik tangannya dari hadapanku.

"Aku rasa, kau masih tersinggung dengan kata-kataku kemarin" gumam Jessica "hmm?" jawabku tak paham "ne, kata-kataku yang kurang kujaga kemarin." "ada apa membahas kemarin?" tanyaku "aku takut kau masih mengingatnya" jawab Jessica "tidak, lupakan saja" 

"ini.." gumamnya sambil memberikan satu botol pulpy orange "untuk apa?" tanyaku "jika kau emosi, akan lebih tenang jika kau minum" jawab Jessica. Aku tersenyum dan mengambil pulpy orange yang dia berikan. Jessica balas tersenyum. Aku meminum minuman yang diberikan Jessica. "oh ne, kau dari dorm sebelah bukan?" tanyaku "ne, aku dari dorm sebelah. wae?" tanya Jessica "ada apa kalian satu dorm berisik sekali?" tanyaku "ehm... geureu... habis merayakan ulang tahunku" jawabnya sedikit malu "mwo? woa... saengil chukae Jejes" ucapku "mwo? aniya, jangan panggil aku Jejes!" bentaknya "lalu aku harus memanggilmu apa?" tanyaku "Sica, chungbunhaeyo" jawabnya sambil tersenyum "ehm... saengil chukae Sica-ssi" ucapku sekali lagi. "omo... gomawo Kris-ssi" sautnya. Aku tersenyum. Ternyata perempuan ini emang baik, aku salah menilainya ternyata.

Jessica POV

Melihat Kris tersenyum memang berasa aneh. Kulihat dari wajahnya dia sosok yang jutek, dingin dan sombong. Tapi aku salah menilai, sekarang dia mengasih ucapan saengil chukae dan dia tersenyum, walaupun awalnya dia tampak dingin. "Sica-ssi, sepertinya aku harus masuk" gumam Kris. Aku tersenyum dan berkata "silahkan saja" 

Kris tersenyum ramah dan memasuki rumahnya. Sekarang dia sudah masuk. Aku pikir aku juga harus masuk kedalam dorm. 

"ehm... Sica unnie!" deham Seohyun. Aku menengok kearah Seohyun "mwo?" tanyaku polos sambil melepas sandal jepit "ya! unnie-ya sok polos. haha" senggol Sunny. Aku menatap bingung mereka berdua. Mereka melihat apa? Apa mereka tersambit petir? omo... itu tidak mungkin, hahaha.

*bersambung*

Inget kan Yeon bilang kalo Yeon janjinya tanggal 14 bulan 06? nah Yeon percepat ne... sekalian ngetest bisa ngeblog apa nggak. Hehe.

Jangan lupa comentnya nee^^ 
Gomawo^^ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar